SELAMAT DATANG DI JEMAAT SHEKINAH SAWOJAJAR KOTABUMI LAMPUNG UTARA , TUHAN YESUS MEMBERKATI ......

Syarat orang untuk datang kepada Tuhan

Mazmur 65 : 3b, 15 : 1 – 5
Layakkah kita datang kepada Tuhan? Mari kita buka Mazmur 65 : 3b, “ Kepada-Mulah datang semua yang hidup.”  Semua maklup harus datang kepada Tuhan. Terlebih kita yang bernafas harus datang kepada Dia, tetapi apakah semua yang hidup, yang datang kepada Tuhan diterima-Nya? Mazmur 15 :  1 – 5,  yang judul perikopnya “ Siapa yang boleh datang kepada Tuhan?” menulis demikian : “ Mazmur Daud. Tuhan, Siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam digunung-Mu yang kudus? Yaitu dia yang berlaku tidak bercela , yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya, yang tidak menyebarkan fitnah dengan  lidahnya, yang tidak berbuat jahat, dengan temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya;  yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan Tuhan; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi; yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian , tidak akan goyah selama-lamanya.” Jika melihat ayat ini, tidak ada seorang pun yang layak menghadap Tuhan. Tetapi karena kasih karunia-Nya, kita dilayakkan oleh darah Yesus untuk menghadapa hadirat-Nya. Karena begitu luar biasa kasih karunia Tuhan, banyak anak-anak Tuhan yang bermain-main dengan kasih karunia. Kasih karunia Tuhan melayakkan kita untuk menyebut Dia dengan kata “ Ya Abba, Ya Bapa.”

Jika direnungkan dan ditelaah ayat demi ayat, kita masuk pada pertanyaan “ begitu rumitkah untuk datang kepada Tuhan, menyembah dan berlutut di kaki Tuhan?” Sebenarnya kitab Mazmur 15 : 1 – 5 ini oleh Tuhan Yesus diringkas dalam satu kata, yaitu “ KASIH “ ( Markus 12 : 29 – 31 ). “ Jawab Yesus:” Hukum  yang terutama ialah : Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa. Kasihanilah Tuhan Allah, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamudan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua adalah : Kasihanilah sesamamu manusia seerti dirimu sendiri. Tidak ada hokum lain yang lebih utama dari pada dua hukum ini.” Jika engkau memiliki KASIH dan mengerjakannya, engkau layak menghadap Tuhan. Dalam mengasihi , engkau akan menempatkan dirimu ditempat orang lain. Apa yang engkau ingin orang lain lakukan  terhadapmu, terlebih dahulu engkau melakukannya. Belajar tentang KASIH, tidak akan pernah abisnya.

Definisi  KASIH iu sendiri, dituliskan dalam 1 Korintus 13 : 4 – 7, Kasih itu sabar, tidak cemburu, tidak memegahkan diri, tidak melakukan yang tidak sopan, tidak mencari keuntungan diri sendiri, tidak pemarah, tidak menyimpan kesalahan orang lain, tidak bersukacita karena ketidakadilan tetapi karena kebenaran, dan seterusnya. Kasih itu adalah sesuatu yang membangun dan membawa orang kepada pemulihan. Hukum KASIH, adalah hukum dalam pengajaran Kristus Yesus. Dalam memberikan korban pun syaratnya harus memiliki kasih, agar persembahan itu dapat diterima oleh Tuhan ( Matius 5 : 23 – 24). Korban atau persembahan dapat berbentuk uang, barang, ternak dan dalam kitab Roma 12 : 1 – 2, korban berupa persembahan tubuh. Kasih itu sangat penting, karena syarat utama seseorang dapat menghadap Tuhan. Tetapi ingat, bukan berarti jika saudara belum memiliki kasih, Saudara tidak mempersembahkan korban. Persembahan itu suatu perintah dari Tuhan yang harus dikerjakan untuk dapat saling melayani dalam pekerjaan Tuhan. 1 Samuel 5 : 22 – 23, Fiman Tuhan yang disampaikan itu harus di dengar baik – baik dan harus dikerjakan.

Kasih membuat manusia mampu dan mau memperhatikan orang-orang disekelilingnya. Kasih itu bagai membuat sesuatu tempat menjadi sejahtera. Ada seorang hamba Tuhan membuka pelayanan, dan tidak ada satu jemaatpun yang datang, jika demikian untuk melihat apakah kita memiliki kasih atau tidak, maka tanyakan kepada orang-orang yang ada di sekitarmu dan lingkunganmu. Bagaimana pendapat orang- orang sekitarmu mengenai saudara? Kasih membuat banyak orang berdatangan dan menyukai pribadi yang memiliki KASIH itu. 1 Korintus 13 : 8, 13 : “ Kasih tidak berkesudahan; Nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti ; pengetahuan akan lenyap. Demikian tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih dan yang paling besar diantaranya ialah KASIH.”  Kasih tidak akan berakhir di bumi dan di surge. Yesus mati bagi kita karena kasih-Nya kepada kita. Kasih harus di miliki semua manusia, karena kasih itu segala-galanya.

Ringkasan Khotbah : Pdt. Semmy R.Yonathan      

Zona aman dan nyaman

Mazmur 60 : 14, 108 : 14
" Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita." Perhatikan miktam Daud, kalimat yang sama diucapkan pada saat yang berbeda. Daud berkata demikian pasti karena pengalaman Daud bersama Tuhan. Yang melakukan perbuatan gagah perkasa bukan Allah sendiri, tetapi kita (umat Tuhan) bersama dengan Allah. Untuk melakukan perbuatan gagah perkasa bersama dengan Allah, tidak cukup hanya tinggal dalam Zona aman dan zona nyaman, artinya tidak hanya berhenti dengan mengucap syukur, tetapi ada sesuatu yang bisa di lakukan setelah itu. Saudara bisa baca biodata orang-orang hebat yang menemukan penemuan-penemuan baru yang luar biasa, mereka beberapa kali mengalami kegagalan. Tapi karena mereka gigih dan ulet, maka kegigihan itu menghasilkan sesuatu yang besar.

Yakobus 2 : 17 & 26 " Demikian dengan iman : jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati. Demikian juga dengan iman tanpa perbuatan adalah mati."  Jika mempelajari firman Tuhan, jangan setengah-setengah dan jangan ambil sedikit-sedikit, terus berhenti disitu saja. Misalnya ada sesuatu hal anda di ingatkan untuk mengucap syukur dan berdoa, jangan berhenti disitu saja, tapi anda harus mengerjakan firman lain yang tertulis dalam kitab Yakobus 2 ayat 17 dan 26 ini. Jadi teruslah membaca dan merenungkan firman Tuhan dengan benar bersama dengan Roh Kudus, maka Allah akan memberkati kita asal kita memiliki wadah yang baik. Allah juga melihat ketekunan kita dalam sesuatu pekerjaan. Kalau hanya percaya - percaya tanpa tindakan atau berbuat sesuatu, maka tidak akan terjadi apa-apa. Dan Yakobus 2 : 22, berkata" Kamu lihat bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan -perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna." Jadi manusia tidak boleh hanya sekedar puas dengan iman, tetapi harus ada kerjasama dengan perbuatan. hati-hati dengan sifat cepat puas diri, karena merasa cepat puas dengan apa yang engkau peroleh hari ini, membuat engkau  tidak akan melakukan perkara besar.

Contoh tokoh - tokoh Alkitab yang berani keluar dari zona aman dan berani mengambil resiko dari keputusannya untuk bertindak, yaitu :

  • PETRUS (Matius 14 : 22-31)

Yesus memerintahkan murid-murid-Nya menaiki perahu mendahului Dia keseberang. Yesus naik kebukit untuk berdoa. Ketika hari sudah malam prahu murid-murid Yesus di ombang-ambingkan gelombang karena angin sakal. Kira - kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan diatas air. Melihat itu  semua murid Yesus ketakutan dan mengira Yesus hantu, dan Yesus berkata : " Tenanglah!Aku ini, jangan takut!" mendengar perkataan Yesus, Petrus berseru seperti dalam ayat 28. "   Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."  Adakah pemikiran seperti Petrus dari murid-murid yang lain? Petrus dengan penuh keyakinan bertindak untuk keluar dari perahu seperti yang diperintahkan  Yesus dan Petrus dapat berjalan diatas air. Petrus tidak tinggal dalam zona nyaman, tetap tenang dalam perahunya seperti murid Yesus yang lain, tetapi ia mau bertindak, oleh karena itu Petrus melihat mukjizat terjadi dalam hidupnya. Jika Petrus tidak keluar dari perahu, maka Petrus tidak kan melihat mukjizat terjadi, kalau ia ketakutan terjadi sesuatu, maka ia tidak akan bertindak. Demikian juga dengan hidup kita. kita harus meninggalkan zona aman dan nyaman dan jangan pernah takut gagal ketika ingin melakukan segala sesuatu. Tetapi ketika engkau telah melewati dan keluar dari keterpurukanmu, itu bukan karena kekuatan dan kegagahanmu, tetapi karena Tuhan. Mazmur 37 : 23-24 " Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; Apabila ia jatuh, tidak sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya."  Orang yang hidupnya berkenan dihadapan Tuhan, bukan berarti tidak akan pernah jatuh, tetapi jika ia jatuh, Tuahn akan menopang tangannyadan tidak akan jatuh sampai tergeletak. Ketika Petrus berjalan diatas air, dan ia mulai takut, Petrus pun tenggelam, tetapi Yesus mengulurkan tangan-Nya. Jadi ketika sudah berjalan dengan Yesus jangan lagi tidak percaya dan bimbang. Jika langkahmu berhasil jangan engkau menjadi sombong. Libatkan Tuhan selalu dalam semua yang engkau kerjakan. Supaya ketika meraih keberhasilan engkau tetap berjalan dalam terang firman Tuhan.

  • ABRAHAM (Kejadian 12 : 1-2, 13 : 1-4)
Tuhan berfirman kepada Abram " pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah Bapamu ke negeri yang akan Ku tunjukan kepadamu. Aku kan menjadikan engkau bangsa yang besar dan memberkati engkau  serta membuat namamu masyur; dan engkau akan menjadi berkat...... " Abram bukan orang yang miskin, Ia anak Terah yang kaya. Ketika Tuhan berfirman demikian kepada Abram, Abram berani mengambil keputusan keluar dari zona aman dan zona nyaman yang selama ini di nikmatinya. Abram pada waktu masih seorang penyembah berhala. Apa yang di firmankan  Tuhan baru dalam bentuk suara, tapi Abram percaya. Meskipun orang tua Abram kaya, tetapi Allah tidak memberkati engkau melalui orang tuamu yang kaya raya, karena Allah punya cara sendiri untuk memberkati. Yesaya 45 : 3 " Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya engkau tahu bahwa Akulah Tuhan, Allah Israel, yang menggil engkau dengan namamu." Ada sesuatu yang besar disediakan Tuhan bagi mereka yang mau berbuat sesuatu. Yesaya 60 : 5 " pada waktu itu egkau akan heran melihat dan bersei-seri, engkau akan tercengang dan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu,dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu." Jika engkau memiliki usaha, jangan kuatir dengan kanan kirimu yang ada sebagai saingan.  Ingat 1 Petrus 3 : 9, hendaklah kita saling memberkati, karena kita dipanggil untuk memperoleh berkat Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Khotbah  Gembala : Pdt. Semmy R.Yonatan   



diam itu emas

Yesaya 30 : 15
Diam itu emas, bahkan orang  bodoh jika diam, akan dikira sebagai orang bijak. mari kita perhatikan dan renungkan, bahwa didalam Tuhan pun ada saatnya untuk berdiam. Doa merupakan komunikasi kita dengan Tuhan, didalam berdoa pun ada saatnya kita harus diam untuk mendengarkan suara Tuhan, memberi waktu Tuhan untuk berbicara kepada kita, jangan kita terus yang berbicara. Ada waktu untuk memuji, menyanjung, memuliakan Tuhan dan mencurahkan isi hati, ada saatnya kita berdiam. Banyak orang yang tidak dapat berdiam di kaki Tuhan.

Yesaya 30 : 15 berkata " Sebab beginilah firman Tuhan Allah, Yang Maha Kudus, Allah Israel: " Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu. tetapi kamu enggan. " Firman ini datang kepada nabi Yesaya untuk disampaikan kepada bangsa Israel, bahwa Tuhanlah  yang memberi pertolongan, bukan orang Mesir. Allah menghendaki kita tinggal diam, yaitu memiliki waktu pribadi dengan Tuhan. 

Dalam Dunia ini banyak orang yang menganut kepercayaan, dapat berdiam untuk memperoleh "sesuatu" dari yang mereka percayai. Bersemedi atau bermeditasi, dengan cara berdiam mengosongkan pikiran. Cara - cara yang palsu ( berasal dari kuasa kegelapan ) ini saja kuasanya terlihat  luar biasa, berdiam di kaki Tuhan. Tetapi banyak anak Tuhan yang tidak mau mempergunakan kuasa yang diperoleh dengan diam dikaki Tuhan.

Mazmur 84 : 5 berkata, " Berbahagia orang - orang yang diam dirumah-Mu, yang terus menerus memuji-muji Engkau." Saya akan memberikan contoh bagaimana Tuhan meminta untuk berdiam dan kuasanya dinyatakan, yaitu :
Yosua 6 : 6 - 11, ketika kota Yerikho akan diserahkan ketangan Yosua, bangsa Israel diberikan suatu ketetapan oleh Tuhan untuk mengelilingi tembok kota Yerikho 1 kali setiap hari sampai 6 hari, dan pada hari yang ke-7 harus mengelilingi tembok  sebanyak 7 kali. Dalam ayat 10 dituliskan, " Tetapi Yosua telah memerintahkan kepada bangsa itu, demikian ' janganlah bersorak dan janganlah perdengarkan suaramu sampai pada hari aku mengatakan kepadamu : Bersoraklah!- maka kamu harus  bersorak." Ketika bangsa Israel mentaati perintah Tuhan, untuk melakukan semua yang Tuhan tetapkan untuk mereka berdiam dan melakukan peperangan yang sepertinya terkesan aneh, karena mereka bukan diminta mengangkat senjata , tetapi berdiam mengelilingi tembok  Yerikho. di tengah-tengah mereka taat kepada perintah Tuhan, mungkin ada yang mengolok - olok, melempar sesuatu ( meskipun tidak diceritakan dalam kitab ini ), dan mereka harus taat untuk berdiam, kemenangan yang dijanjikan Tuhan diperoleh.

Dalam menghadapi persoalan, masalah, perselisihan pun demikian. Tuhan meminta kita untuk diam, jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. Bahkan jangan syirik, mendengki, dan mendendam. Maka kemenangan yang dari Tuhan akan diperoleh. Anak Tuhan yang sering mendengki, dendam, mara-marah, itu sudah dapat dipastikan tidak dapat berdiam dikaki Tuhan. dalam ayat 20 di kitab Yosua dituliskan bahwa akibat bangsa Israel dengar-dengaran dan taat sampai akhir, tembok kota Yerikho pun runtuh. Tembok itu roboh bukan karena sorak sorai bangsa Israel dan bunyi sangkakala, tetapi karena ketaatan mereka akan perintah Tuhan untuk berdiam. Jadi kemenangan anak-anak Tuhan adalah jika engkau memiliki waktu untuk berdiam dikaki Tuhan.

Bagaimana ketika anak-anak Tuhan berdiam dikaki Tuhan, apakah dengan mengosongkan pikiran? TIDAK. Berdiam di kaki Tuhan bagi anak-anakTuhan, yaitu dengan cara seperti yang tertulis dalam FILIPI 4 : 8, " Jadi akhirnya saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semua itu.' pikirkan yang terbaik bagaimana Tuhan itu ajaib, luar biasa dan pikirkan yang terbaik untuk suamimu, istrimu, ank-anakmu, dan lain - lain, maka Allah akan mengerjakannya bagi saudara. Dengan pikiranmu itu alam roh sedang dibangun. Tuhan sudah memberikan fasilitas yang besar, tetapi saudara tidak mau memakainya. Ini sangat disayangkan, Mazmur 46:11  " Diamlah dan ketahuilah, bahwa akulah Allah ! aku ditinggikan diantara bangsa-bangsa, ditinggikan dibumi!' artinya Allah kita Allah yang harus ditinggikan dan di sanjung. Tetapi banyak orang yang meninggalkan Tuhan, mereka tidak pernah memakai kekuatan-Nya. Kembali ke pokok ayat kita Yesaya 30:16, " kamu berkata: 'Bukan, kami mau naik kuda dan lari cepat," maka kamu akan lari dan lenyap. Katamu pula: "kami mau mengendarai kuda tangkas," maka pengejarmu akan lebih tangkas lagi." Tuhan sudah sediakan jalan keluar bagi setiap kita. Oleh karena itu jika engkau punya masalah larilah kepada Tuhan, jangan ke manusia atau mencari pertolongan lain. Jangan engkau berkata " duduk di kaki Tuhan hanya buang-buang waktu." atau berkata ' menunggu Tuhan sampai kapan' dan jangan befikir dengan logikamu. Ini adalah kekeliruan besar. Inilah yang sering membuat anak-anak Tuhan gagal. Jangan sampai kita anak tebusan-Nya tidak menganggap bahwa Allah kita adalah Allah yang besar dan Dasyat. Dunia saja percaya bahwa Ia Allah yang besar dan sanggup melakukan segala sesuatu.

Dalam kitab keluaran dikatakan " Aku berperang ganti kamu dan kamu akan diam saja."  ketika kita angkat tangan kita tanda berserah kepada Tuhan, maka Tuhan akan turun tangan menyelesaikan segala persoalan kita. Mazmur 37:7, " Berdiam dirilah dihadapan Tuhan dan nantikan Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang melakukan tipu daya.... " Diam dan jangan marah, karena dengan berdiam engkau akan mendapat kekuatan baru.

Ketika Yesus ada ditaman Getsemani, Dia berdoa, terjadi peperangan antara jiwa dan roh, hingga peluhnya seperti darah . Orang yang menantikan Tuhan mendapat kekuatan baru. Keika Ayub mengalami penderitaan, Ia tidak berdosa dengan mulutnya sampai suatu kali Ia selalu dikata-katai, hingga Ayub tidak dapat berbuat apa-apa dan berdiam, disitulah pertolongan Tuhan datang. Duduk dikaki Tuhan ketika menghadapi persoalan, maka Tuhan akan membereskan persoalanmu. Ia akan membereskan hatimu. Tuhan Yesus memberkati.

Khotbah Gembala : Pdt. Semmy R. Yonatan.

Takut akan Tuhan

AMSAL 8 : 13
" Takut akan Tuhan ialah membenci kejahatan;aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat,dan mulut penuh dengan tipu musihat." Takut akan Tuhan merupakan kontrol dan pengendali supaya setiap gereja Tuhan ada dalam kebenaran takut akan Tuhan. Apa saja kjahatan itu? ketika engkau selalu merasa benar dan orang lain salah, ketika engkau menghakimi dengan sekilas pandang, memandang rendah orang lain, berpikiran buruk/negatif, perkataan yang jahat, kedengkian, dendam dan semua buah - buah yang tidak baik adalah kejahatan.

Apakah saudara sudah mengerti bagaimana Roh takut akan Tuhan itu bekerja? YESAYA 11 : 3b berkata " Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang atau menjatuhkan keputusan dengan kata orang." Roh takut akan Tuhan membantu manusia mengenali dosa, bukan dalam hidup orang lain terlebih dahulu, tetapi dosa - dosa dalam hidupnya. Menyakiti orang lain dengan sengaja, menimbulkan perseteruan, sombong, congkak, tingkah laku yang jahat, iri hati, amarah, fitnah, tidak mampu menguasai diri adalah dosa yang dapat dikenali dalam hidupmu. Ketika engkau takut akan Tuhan, pastinya engkau akan menyesal dan berusaha meninggalkan yang jahat dengan pertolongan Roh Kudus. Ketika engkau membenci kejahatan dan mampu mengenalinya, maka melalui doa, Roh Kudus akan membakar semua kejahatan itu. Tetapi jika engkau menyukainya, kejahatan akan tetap tinggal dalam hatimu dan hidupmu.

Takut akan Tuhan membuat kita mampu melakukan firman. Mau mengerti orang lain, karena tidak akan mudah engkau mencaci maki orang. Roh takut akan Tuhan mampu melihat kelebihan orang lain melebihi dosanya, dan Ia akan mampukan kita melihat gajah didepan mata kita lebih daripada selumbar dimata saudara kita. Sehingga setiap manusia akan berjaga - jaga terhadap pikiran, hati, perkataan dan tingkah lakunya. Takut akan Tuhan membuat engkau terbebas dari rasa kuatir dan apapun juga, karena Roh itu akan mengingatkan engkau bahwa kuatir itu adalah dosa.

Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, dan takut akan Tuhan adalah kesukaan dari Tuhan Yesus sendiri (YES 11 : 3a). Mintalah Roh takut akan Tuhanpenuh dalam hidup saudara , supaya engkau mengenal Dia dengan benar. Tuhan Yesus memberkati.(SRT)

Jangan Lupakan kebaikan Tuhan

Mazmur 103 : 1 - 2

"Pujilah Tuhan Hai jiwaku! Pujilah namanya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!". Mazmur ini ditulis oleh raja Daud atas pengalaman hidupnya, bahwa dalam segala keadaan manusia itu harus memuji Tuhan. Harus  tahu menyembah dan memasyurkan nama Tuhan. Dan jangan mudah melupakan segala kebaikan yang Tuhan sudah kerjakan. Berdasarkan masmur diatas ada 2 kategori manusia, yaitu : pertama, manusia yang senang memuji memuliakan nama Tuhan. Kedua, manusia yang selalu melupakan kebaikan Tuhan. Ayat 2 dituliskan pasti karena  banyak orang yang melupakan kebaikan Tuhan, terutama dalam keadaan tertekan atau kesesakan, dalam perjalanan hidup seseorang pasti punya sejarah, dan jika sejarah itu buruk, Tuhan pasti memakainya untuk mendatangkan berkat.

Kategori orang yang sering melupakan Tuhan itu yang seperti apa? contohnya adalah bangsa Israel, ketika mereka meihat Musa memukulkan tongkatnya kelaut Teberau, bangsa Israel   sangat terkesima, tetapi belum lama setelah menyeberang laut yang menjadi kering itu, mereka mulai bersungut - sungut. Betapa mudahnya bangsa itu melupakan kebaikan Tuhan. Orang yang suka melupakan kebaikan Tuhan, maka orang tersebut tidak bisa menikmati fasilitas yang telah Tuhan Sediakan, oleh karena itu Daud berkata, " pujilah Tuhan, hai jiwaku." dan ini dikatakan bukan kepada orang lain, tetapi kepada diri Daud sendiri. Dan dari kalimat yang tertulis dari kitab Mazmur diatas adalah suatu perintah. Memuji Tuhan dalam keadaan terpuruk, masa depan yang tak jelas sekalipun, harus mampu memuji Tuhan. Bukan hanya sekedar menyanyi, tetapi lewat tindakan yang positip, kita dapat memuliakan Tuhan. dan menjadi kesaksian yang hidup.

Jadilah orang yang suka memuji Tuhan, perintah ini diharuskan terutama dalam keadaan yang sepertinya tidak memungkinkan untuk memuji Tuhan. Dan jangan menjadi orang yang selalu melupakan kebaikan Tuhan. Mazmur 25 : 6 - 7, " Ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih setia-Mu Tuhan, sebab semua itu sudah ada sejak purbakala. Dosa -  dosaku pada waktu masih muda dan pelanggaran-pelanggaranku janganlah Kau  ingat, tetapi ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu, oleh karena kebaikan-Mu ya Tuhan."  Sebelum kita ada, Tuhan sudah menyatakan kebaikan dan kasih setia-Nya. Tuhan juga tidak pernah ingat-ingat kesalahan kita, meskipun demikian akibat dari dosa harus kita tanggung. Oleh sebab itu kita harus bereskan setiap dosa dan mengaku dosa dihadapan Tuhan, maka Ia akan mencurahkan berkat yang berlimpah - limpah karena kebaikan Tuhan yang besar (NEH 9 : 25 ).
Contoh orang yang melupakan kebaikan Tuhan :

  • Saul (1 Samuel 10 : 20 - 22 )

Ketika saul akan dipilih sebagai raja Israel, ia ketakutan. Saul memiliki perawakan yang baik dan tingginya melebihi  semua orang Israel. Kebaikan Tuhan turun kepada Saul, dan Samuel mengurapi Saul. Tetapi setelah memiliki kedudukan yang tinggi, punya fasilitas dan sukses, Saul menjadi lancang, karena mengambil alih tugas Samuel sebagai imam. Kita dapat belajar bahwa berkat yang telah Tuhan berikan kepada kita bisa menjadi suatu ujian, apakah kita menerima berkat itu dengan ucapan syukur atau ketika diberkati menjadi sombong dan mengambil tugas orang lain. Jangan pernah lupakan kebaikan Allah dalam hidup kita dan jangan menggeser patok - patok. patok artinya kebenaran  Firman.
  • Raja Uzia (2 TAWARIKH 26:4-5,26:16)

Selama Uzia mencari Tuhan, apapun yang dikerjakannya selalu berhasil. Tetapi setelah berhasil ia berubah tidak setia, setelah menjadi kuat ia menjadi tinggi hati, ia tidak menghormati wewenang imam, ia mengambil alih tugas imam dan membakar ukupan. Uzia tidak lagi mengucap syukur, inilah awal kejatuhan Uzia. Jika kita mengawali dengan Roh dan mengakhiri dengan daging, maka semuanya menjadi sia-sia.

Yang Tuhan mau sebelum Tuhan berbuat sesuatu, kita bisa menjadi umat yang tahu mengucap syukur, karena sebelum kita ada dan sebelum nenek moyang kita ada, kebaikan Tuhan Itu telah ada. Senangkan Tuhan, jangan senangkan manusia. Buatlah Tuhan tersenyum. Pada waktu kita mengalami kesedihan, pergumulan, kita harus tetap memuji Tuhan, karena Allah menghendaki kita mampu mengucap syukur dalam segala keadaan. AMSAL 16 : 20, " Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang percaya kepada Tuhan." Kebaikan Tuhan tercermin jika kita hidup menurut firman-Nya dan mau untuk berubah. Tuhan akan melimpahi engkau dengan kebaikan (Ul 28 : 11). dan jangan menjadi umat yang gampang marah dan bersungut - sungut. Tuhan Yesus memberkati

Ringkasan khotbat Gembala : Pdt. Semmy R, Yonatan